Renungan malam

-Renungan malam-

Lemah jiwa dengan kekurangan,
Kini,
Berceloteh dan mengharap jadi primadona,
Untuk kau yang tersayang.
Bercermin dan bertanya seorang diri,
Siapa diri ini?
Bagaimana, mengapa, untuk siapa diri ini?
Tak ada cahaya kehidupan,
Tak ada ruang,
Tak ada kesempatan menjadi primadona itu.
Maafkan diri ini,
Hanya remaja aram temaram.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Tak sama

Pilihan

-Akan Indah-