Renungan malam
-Renungan malam-
Lemah jiwa dengan kekurangan,
Kini,
Berceloteh dan mengharap jadi primadona,
Untuk kau yang tersayang.
Bercermin dan bertanya seorang diri,
Siapa diri ini?
Bagaimana, mengapa, untuk siapa diri ini?
Tak ada cahaya kehidupan,
Tak ada ruang,
Tak ada kesempatan menjadi primadona itu.
Maafkan diri ini,
Hanya remaja aram temaram.
Lemah jiwa dengan kekurangan,
Kini,
Berceloteh dan mengharap jadi primadona,
Untuk kau yang tersayang.
Bercermin dan bertanya seorang diri,
Siapa diri ini?
Bagaimana, mengapa, untuk siapa diri ini?
Tak ada cahaya kehidupan,
Tak ada ruang,
Tak ada kesempatan menjadi primadona itu.
Maafkan diri ini,
Hanya remaja aram temaram.
bagus, kata katanya pas
ReplyDeletemaju terus puisinya,,, numpang copy
ReplyDeleteMakasih mas😍
Delete